Bertransaksi Dengan Aman

Tips Aman Pelanggan

  • Usahakan untuk tidak mentransfer uang secara langsung sebelum ada transaksi atau kesepakatan.
  • Pastikan untuk mengecek lokasi bisnis pebisnis terlebih dahulu. Jika pemilik bisnis dirasa tidak nyaman untuk diteruskan, segera putuskan untuk lanjut atau tidak
  • Jika pebisnis meminta system pembayaran transfer: Lakukan pengecekan dokumen pebisnis terlebih dahulu seperti fotocopy KTP, SIM dan nomor rekening penjual. Apakah ketiga dokumen tersebut memiliki nama yang sama atau tidak, asli atau tidak (ada data-data di dokumen yang dirubah), apakah diantara dokumen tersebut ada yang meragukan atau tidak.
  • Jika pebisnis memiliki account social media, lakukan pengecekan terhadap account pebisnis, sudah berapa lama dia memiliki account tersebut, berapa banyak teman/koneksi yang dimiliki dan informasi-informasi lain yang bisa meyakinkan anda.
  • Hati-hati, Jangan mudah terpancing jika pebisnis memberikan informasi atau janji-janji yang berlebihan (misal: harga terlalu rendah, alasan banyak orang lain yang berminat dan anda diminta harus segera transfer DP, dan lain-lain).

 

Tips Aman Berjualan

  • Berikan informasi yang detail pada iklan anda, agar calon pelanggan
  • Usahakan untuk bertransaksi dengan metode Ada Barang Ada Uang / memiliki persepsi yang sama terhadap produk yang anda tawarkan.
  • Ketemuan / Cash On Delivery (COD), dan pastikan pelanggan telah memeriksa kondisi barang tersebut agar tidak terjadi komplain setelahnya.
  • Bertransaksi­lah di lokasi yang aman.
  • Untuk pembayaran tidak tunai/transfer, pastikan uang pembayaran dari
  • Jika Anda memberikan garansi, pastikan bahwa pelanggan telah mengerti pelanggan sudah masuk ke rekening Anda, sebelum Anda memberikan/mengirimkan barang kepada pelanggan. syarat­-syaratnya dan ruang lingkup garansi tersebut agar tidak terjadi salah pengertian.