Kerajinan Cupu yang Tidak Cupu dari Beleka

0
602

Pulau Lombok, sebuah pulau di sebelah timur pulau Bali yang tidak kalah menyimpan keindahan alam dan budaya. Terkenal akan panorama alam yang selain menakjubkan juga menyimpan keindahan seni budaya lokal dengan nilai tradisi yang tetap terjaga hingga kini.

Sebut saja keindahan anyaman dari rotan, bambu dan danu pandan yang dikenal sebagai produk kerajinan suku sasak dimana semua hasil kerajinan tersebut masih dibuat secara manual hanya dibantu dengan alat tradisional.

Industri kerajinan di lombok tidak bisa dipisahkan dari nama sebuah desa, desa Beleka kecamatan Praya Timur. Desa Beleka merupakan desa yang dikenal sebagai sentra industri yang tertua dan juga yang terbesar di lombok. Kerajinan Cupu yang terkenal dari desa Beleka adalah produk kerajinan pernak pernik anyaman, dimana mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah pengrajin anyaman.

Desa Beleka sendiri terletak sekitar kurang lebih 57 Kilometer dari Kota Mataram. Anda bisa mencapainya dengan menggunakan kendaraan pribadi, dengan mengambil rute Cakranegara-Kediri-Praya-Batunyala-Mujur-Desa Ganti. Kemudian sekitar 1,5 Kilometer setelah melewati Desa Ganti, Anda akan sampai ke Desa Beleka Lombok.

Salah satu produk kerajinan produk anyaman yang menjadi highlight dari desa Beleka adalah Cupu. Kerajinan Cupu adalah anyaman yang berbentuk bulat, biasa digunakan sebagai tempat tembakau dalam upacara adat Bendulang. Benda ini selain memiliki kaitan sejarah dan juga budaya masyarakat setempat juga berpengaruh besar terhadap perkembangan hasil kerajinan anyaman di desa Beleka. Nama cupu didapatkan dari bahasa asli suku Sasak yang berarti Bulat, atau bundar. Kenapa dikatakan berpengaruh besar adalah dikarenakan bentuk Cupu inilah yang menjadi dasar dari ratusan varian anyaman, jadi janganlah heran jika menemukan sebagian besar bentuk anyaman di Beleka memiliki dimensi bulat.

Proses pembuatan kerajinan anyaman di Beleka umumnya berbahan dari rotan, pengrajin harus pintar memilih rotan yang sesuai dengan jenis barang kerajinan yang akan dibentuk. pengerjaan kerajinan terbilang cukup sulit dan memakan waktu lama, rotan dan batang ketak dihaluskan, lalu dianyam atau dipilin sesuai model kerajinan yang akan dibuat Setelah hasil kerajinan anyaman rotan telah jadi, barulah kemudian dihiasi dengan diberi sentuhan cat atau di beri pelitur. Dalam sehari biasanya dapat diselesaikan 2-3 buah kerajinan anyaman rotan yang sederhana. kerajinan rotan yang cukup sederhana dihargai Rp 5.000,00 sampai Rp 6.000,00 per buah.

TINGGALKAN KOMENTAR