Kerajinan Sepeda Bambu, Pendukung Hidup Sehat

2
750

Bambu adalah tanaman jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Bambu memiliki banyak tipe. Nama lain dari bambu adalah buluh, aur, dan eru. Di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat.

Karena memiliki sistem rhizoma-dependen unik, dalam sehari bambu dapat tumbuh sepanjang 60 cm bahkan lebih, tergantung pada kondisi tanah dan klimatologi tempat ia ditanam (wikipedia).

Kerajinan Sepeda Bambu

Definisi bambu diatas menyiratkan bahwa pemanfaatan bambu sebagai pendukung kehidupan manusia seharusnya dapat lebih di maksimalkan karena di Indonesia sendiri banyak sekali terdapat tumbuhan bambu di segala wilayahnya. Demikian pemanfaatan bambu juga perwujudan dari eco friendly lifestyle yang mendukung penurunan pencemaran udara dari emisi yang mencemarinya.

Salah-satu cara yang dapat mengurangi polusi udara adalah dengan menggunakan alat transportasi roda dua alias sepeda, untuk berkegiatan sehari-hari. Kaitannya dengan pemanfaatan Bambu adalah sehubungan dengan inovasi dari pengrajin Indonesia yang membuat sepeda dari bambu.

Sesuai dengan namanya, kerajinan sepeda bambu berbeda dengan sepeda konvensional pada umumnya, kerajinan sepeda bambu menggunakan material bambu untuk kerangka utama dan dibuat dengan metoda kerajinan tangan. Bambu merupakan material terbarukan dengan tingkat pertumbuhan yang sangat cepat, umur 4 tahun bambu sudah siap digunakan. Sebagai rangka sepeda bambu memiliki karakteristik yang unik, selain ringan dan kuat, bambu merupakan penyerap getaran yang lebih baik dibandingkan material metal ataupun carbon fiber.

Kerajinan Sepeda Bambu

Ide Awal

Ide awal pembuatan kerajinan sepeda bambu adalah karena tertantang adanya produksi sepeda bambu di luar negeri terlebih dahulu, padahal Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya Bambu sangat melimpah. Ide inilah yang mendorong Jatnika, pengrajin bambu di Cibinong – Bogor untuk memproduksi kerajinan sepeda bambu.

Keunggulan sepeda bambu buatan Jatnika tersebut selain memiliki karya seni tinggi, juga tidak mudah rusak karena pada batang bambu terdapat ribuan serat yang mempu menahan beban dan benturan. Ada beragam jenis sepeda bambu buatannya, antara lain sepeda bambu fixie dan mountain bike. Untuk harganya, Jatnika membandrolnya antara Rp 10 juta sampai Rp 17 juta.

Kerajinan sepeda bambu karya Jatnika sudah mencapai mancanegara. Bahkan, warga Amerika Serikat dan Eropa berbondong-bondong meminta pesanan sepeda bambu buatannya. Produksi sepeda bambu tersebut hingga saat ini masih bersifat made to order, sehinga jika ada yang memesan maka barulah di buat.

Baca juga:

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR