Kemenperin gelar pameran Cahaya Timur Indonesia III pada 20 – 23 Oktober 2015

0
550

Kementerian Perindustrian menggelar pameran hasil kebudayaan Indonesia Timur dalam pameran bertajuk “Cahaya Timur Indonesia III” yang digelar di Plasa Gedung Kementerian Perindustrian pada 20-23 Oktober 2015. Sejumlah produk seperti kain, aksesoris, hingga cenderamata ditampilkan.

Saleh Husin, Menteri Perindustrian mengatakan wilayah Indonesia Timur memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah. “Namun dengan kekayaan yang berlimpah, baru sebagian yang telah berdaya guna. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan inovasi ekonomi melalui industri kreatif berbasis sumber daya alam dan penguatan sumber daya manusia,” ujar Saleh saat memberikan sambutan pada pembukaan pameran Cahaya Timur Indonesia III pada Selasa (20/10).

Pameran ini diikuiti oleh 44 perajin industri kecil menengah (IKM) unggulan yang berasal dari berbagai provinsi di Wilayah Timur Indonesia, antara lain: Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Adapun produk yang dipamerkan antara lain seperti kerajinan rotan, kerajinan bambu, kerang, tenun, perhiasan, serta aneka produk makanan dari coklat, rumput laut dan markisa.

Selain itu, pameran ini dibuka dengan rombongan karnaval dari 12 provinsi yang memamerkan busana khas daerah masing-masing. Mereka akan berpawai dengan rute Gedung Kementerian Perindustrian, Bidakara, Patra Kuningan dan kembali ke Gedung Kementerian Perindustrian.

Pada 2013, produk domestik bruto IKM mampu memberikan kontribusi sebesar 34% terhadap PDB industri dengan rasio IKM 60% di Pulau Jawa dan 40% luar Jawa. Saat ini kawasan Indonesia Tmur dapat memberikan kontribusi sebesar 18,6% dengan percepatan pembangunan infrastruktur ekonomi daerah pada 2019 sekitar rata-rata 7,5%.

sumber : kontan

TINGGALKAN KOMENTAR