Rafflesia dan Kulit Lantung Kebanggaan Bengkulu

0
1378

Bengkulu – Kota Bengkulu adalah ibu kota dari provinsi Bengkulu yang merupakan salah satu provinsi pecahan dari sumatera bagian selatan ternyata banyak memiliki keunikan selain pantai yang mengelilingi kota ini. Selain terkenal akan Bunga Rafflesia, Bengkulu juga memiliki kerajinan khas yaitu kerajinan kulit lantung.

Kerajinan kulit lantung ini terbuat dari serat kulit kayu pohon atau lantung yang banyak terdapat di hutan-hutan di Bengkulu. Kulit lantung sendiri berasal dari sebuah pohon yang banyak tumbuh disekitar pekarangan dan kebun warga di daerah kabupaten Bengkulu selatan dan Bengkulu tengah. Pohon yang dapat diambil kulitnya biasanya pohon yang sudah berumur kurang lebih 10 tahun.

Pohon ditebang kemudian kulitnya dikupas dari batangnya. bahan ini cukup lentur dibentuk apapun. Biasanya per pohon menghasilkan 2-3 lembar. Yang digunakan sebagai bahan baku kerajinan kulit lantung adalah kulit bagian tengah. Jadi kulit bagian luar yang keras harus dikelupas terlebih dahulu. Untuk menipiskannya, kulit tengah dipukul-pukul hingga menipis seperti lembaran kertas yang tebal, lantas dijemur selama 2 minggu baru siap dijadikan bahan produk kerajinan.

contoh kerajinan Kulit Lantung
contoh kerajinan Kulit Lantung

Lembaran kulit tengah lantung kemudian diratakan dengan peralatan sederhana dengan dipukul-pukul hingga tipis menjadi lembaran seperti kertas yang lebar. lembaran kulit yang masih basah ini kemudian dijemur hingga dua minggu lamanya agar mendapatkan kualitas kulit yang baik. Pada jaman dahulu kulit kayu lantung dibuat menjadi kain untuk busana para ibu.

Dewasa ini kulit lantung telah dibuat menjadi berbagai ragam kerajinan tangan yang menarik dan menjadi souvenir khas dari Bengkulu. Kerajinan kulit lantung telah menjadi sumber penghidupan bagi banyak masyarakat di Bengkulu. Masyarakat setempat juga mengubah kulit lantung menjadi beragam kerajinan tangan seperti topi, tas, lampion, celengan, gantungan kunci, tas, tempat tisu, dan lain sebagainya.

Walaupun kebanyakan pengrajin kulit lampung ini merupakan pelaku industri rumahan, namun produk mereka laku terjual di dalam dan luar negeri. Salah satu negara yang menjadi pelanggan setia kerajinan kulit lantung dari Bengkulu ini adalah Brazil. Untuk harga jual produk kerajinan kulit lantung ini bervariasi antara Rp.5000.- s/d Rp. 200.000.- tergantung besar kecilnya ukuran barang dan kerumitan proses pembuatannya.

TINGGALKAN KOMENTAR