Mengenakan Kerajinan Kayafyof Menjadi Pelengkap Keindahan Lansekap Raja Ampat

1
909
kayafyof
kayafyof

Desa Arborek yang lebih di kenal dengan desa wisata Arborek adalah salah satu desa yang berkembang dengan sangat pesat dalam bidang konservasi alam dan lautnya. Hal tersebut tentu menandakan bahwa alam Arborek adalah suatu hal berharga yang harus di lindungi karena keindahannya.

Di desa Arborek terdapat komunitas warga yang terkenal akan hasil kerajinan tangannya, sebutlah baik itu Noken maupun kerajinan topi pandannya. Tidak seperti kebanyakan desa lain di Papua dimana sebagian besar aktivitas istri adalah membantu suaminya yang pelaut, di desa Arborek ini para wanitanya memiliki aktivitas membuat kerajinan tangan sebagai penghasilan tambahan.

pembuatan kayafyof
pembuatan kayafyof

Hasil kerajinan anyaman yang paling terkenal dari desa tersebut adalah berupa topi, atau biasa disebut Kayafyof dalam bahasa setempat. Kepopuleran topi khas Arborek bahkan membuat para wisatawan mancanegara banyak yang datang ke Desa pulau ini hanya untuk mencari dan melihat proses pembuatan kerajinan tradisional ini. Ada dua jenis kayafyof yang biasa mereka buat, yaitu kayafyof gelombang dan kayafyof manta—atau Baw dalam Bahasa Arborek. Kayafyof Baw dijual lebih mahal daripada kayafyof gelombang, karena proses finishing-nya yang lebih sulit.

Meskipun daun pandan yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan kerajinan kayafyof umumnya berwarna krem kehijauan, namun setelah melalui proses pewarnaan, warna daun pandan tersebut dapat menjadi bermacam macam. Sebelum diwarnai, daun pandan harus melalui proses pemilihan terlebih dahulu, dihilangkan durinya, lalu direbus beberapa saat supaya lemas dan mudah dianyam bersama beberapa bahan lain untuk memberikan sentuhan warna. Setelah itu, daun harus dijemur sampai kering, warnanya sedikit memudar dan daun pun siap untuk dianyam.

Pengrajin Kayafyof menjual produk ini dengan harga yang cukup tinggi, sekitar Rp100.000 hingga Rp300.000 per item, tergantung jenis dan tingkat kesulitan membuatnya. Namun, mahalnya harga kerajinan ini sebanding dengan orisinalitas dan nilai budaya yang didapat pembelinya.

1 KOMENTAR

  1. Untuk kerajinan kayu dan rotan kini sudah ada bahan pengawet yg ramah lingkungan, jadi kerajinan bisa bertahan lama dan tahan serangan hama perusak. saya dapat info dari pengawetkayu.com

TINGGALKAN KOMENTAR