Hasil Kerajinan Tangan Pemilik Wagon R

0
122
hasil kerajinan tangan

HASIL KERAJINAN TANGAN SENDIRI, Keterbatasan fitur pada kendaraan Low Cost Green Car saat ini, malah memicu otak kreatif para pemiliknya.

Manusia kreatif biasanya suka  mengoprek kendaraan, dia juga punya banyak cara yang ditempuh untuk menyalurkan kesenangannya (hobinya) itu.

Seperti yang dilakukan oleh pemilik Suzuki Karimun Wagon R pada kendaraannya masing-masing.

Hasil kerajinan tangan, dari yang modalnya plug and play, sampai yang harus memiliki keahlian khusus.Tapi dari pantauan OTOMOTIF, semua yang dilakukan itu bisa dijadikan masukan bagi PT Suzuki Indomobii Sales, sebagai agen tunggal pemegang merek berlambang S besar tersebut.

Ini beberapa hasil kerajinan tangan pemilik Wagon R yang juga tergabung dalam Wagon R Indonesia.

Namanya juga juga hobi mengoprek, tentu ada  hal-hal standar lainnya yang dianggap Yogi bisa tampil lebih keren. Kali ini yang jadi korbannya adalah stop lamp.

Bagian bawah rumah stop lamp tepatnya di bawah lampu mundur, terlihat kosong. Dengan otak kreatifnya, Yogi ingin memasang reflektor. Walau hanya reflektor, eksekusinya ternyata butuh kesabaran dan ketelitian. Tapi sebelum mulai, mencari reflektor yang pas ternyata  susah. Untuk bisa dipasang di stop lamp Wagon R, ukuran lebarnya harus 3,5 cm dan panjangnya 9 cm,” jelasnya.

Cuffer jadi alat utama untuk memasang reflektor yang dibeli Yogi dari situs internet. Karena tidak ingin serpihan plastik yang dilubangi masuk ke rumah stop lamp, maka cuffer dipanasi terlebih dahulu. Setelah lubang masuk dibuat, maka reflektor bisa dipasang. Perlu sealer agar tidak ada air masuk ke dalam celah. Lampu yang ada di reflektor tambahan tersebut, tetap difungsikan. Caranya kabel disambungkan dengan stop lamp.

Hobi nonton live streaming, jadi salah satu alasan Raditya Prayogi memasang computer tablet di Suzuki Karimun Wagon R miliknya. Ukuran paling pas adalah layar berukuran 7 inci dan paling bagus pakai kelir hitam. Posisi pasangnya menggantikan letak dari head unit, jelasnya.

Cara memasangnya, hanya melepas Head Unit (HU) dari dudukannya. Lalu dengan penambahan braket, dudukan HU itu juga dipakai untuk memasang tablet. Menempelkan tablet ke braket, sudah pasti tidak bisa dengan menambahkan baut. Oleh karena itu, dibutuhkan double tape yang daya rekatnya kuat.

Hasil kerajinan tangan untuk recharger baterai, kabelnya disambungkan dengan lighter. Jangan lupa  untuk menambahkan beberapa software. Seperti auto sleep dan pengganti tombol volume, ungkap yogi. Dengan menambahkan software auto sleep, sesungguhnya tablet masih dalam kondisi power On. Bahkan selama baterai masih ada, meski mesin dimatikan, tablet akan tetap dalam kondisi menyala. Hanya layar yang akan otomatis Off, ketika tablet tidak digunakan.

 

hasilkerajinantangan
hasilkerajinantangan

Head unit memang dicopot dari posisinya, tapi tidak dipensiunkan. Pasalnya agar suara dari tablet bisa lebih bagus, maka dibutuhkan koneksi ke lubang AUX yang terdapat di HU. Saat hujan turun, pengemudi dan penumpang di dalam kabin akan terganggu kenyamanannya. Suara air yang jatuh di atap Wagon R, hampir sama kerasnya dengan jatuh di atap rumah yang memakai seng. Dengan alasan itu, maka beberapa anggota Wagon R Indonesia (WRI) memodifikasinya. Caranya dengan memasang peredam pada bagian tersebut.

Untuk urusan yang satu ini, tidak perlu susah-susah mencari bahannya. Itu karena bahan yang dipakai, sama dengan peredam yang dipasang pada bagian dalam kap mesin. Mungkin hanya ukuran ketebalannya saja yang berbeda. Untuk yang dipasang beberapa anggota WRI di plafon kendaraannya  memiliki ketebalan 3 mm. Butuhnya memang tidak banyak, hanya 1.5 meter saja. Sebelum dipasang, potong dulu menjadi 5 bagian dan kemudian  dipasang sesuai dengan posisi di balik plafon.

Hasil kerajinan tangan, dari yang modalnya plug and play, sampai yang harus memiliki keahlian khusus.

PAKET BODY KIT
Cara yang lazim dilakukan untuk mendongkrak tampilan Wagon R jadi lebih sporti adalah dengan memasang bodykit. Dari mulai bagian depan, belakang, samping kiri dan kanan. Bahan-bahannya memakai fiberglass. Proses pemesanan sampai pemasangan lebih kurang butuh waktu 7-10 hari,” ujar Robian Kurniawan , Jakpus.

Harga yang dipatok di kisaran Rp 7,3 juta dan itu sudah termasuk pemasangan. Bila pemesanan dengan kelir merah, harga lebih mahal Rp 300 ribu. Muhammad Yusuf di Cibinong, Bogor juga menyediakan body kit untuk Wagon R. Paketan full bodi plus pengecatan dan pasang, terbilang cukup hemat. Hanya Rp 1,9 juta saja, ucapnya.

Sama seperti kendaraan lainnya, Wagon R juga terlihat keren saat kaki-kakinya dibikin lebih ceper. Melakukan custom pada per pilihannya. Ada 2 per yang bisa dipilih dan itu berdasarkan kebutuhan dari pemilik Wagon R. Untuk yang masih sering mengangkut beban berat, maka bagian belakang harus pakai per yang lebih keras, saran Andrew (anggota dari WRI).

Per yang lebih keras dari bawaan Wagon R maksud Andrew adalah “per standar milik Suzuki Carry 1.000. Dana yang disiapkan untuk aplikasi per ini, lebih kurang Rp 400 ribu. Per depan tetap pakai bawaan mobil ya”, paparnya.

Kalau tidak sering bawa muatan berlebih, maka bisa pilih pakai per dari Swift. Soal harga memang jauh lebih mahal dari per Carry, yakni Rp 900 ribu. Dari pabriknya tidak ada fitur wiper pada kaca belakang Wagon R. Frans Heru kurang puas dengan kondisi itu dan kemudian mencoba memasang fitur tersebut.

“Kebetulan memang sudah punya part motor wiper belakang milik Suzuki APV. Rencananya akan dipasang ke Karimun lawas, eh keburu kejual mobilnya. Biar tidak terbuang percuma, maka dipasang saja ke Wagon R,” jelasnya. Untuk bisa pasang motor wiper APV, maka pintu bagasi harus dilubangi. Sesuaikan saja dengan karet penutupnya yang berdiameter 25 mm.

Motor wipernya juga tidak menempel pada plat pintu bagasi, tapi pada besi tulangan. Soal batang wipernya tidak pakai bawaan APV, melainkan milik Ertiga.

Itu bagian belakang, untuk penyesuaian di depan mulainya dari tangki air washer.
Pasalnya di bagian ini, harus dipasang motor washer untuk memompa air ke belakang. Setelah itu baru kemudian instalasi selang menuju ke belakang.

Switch wiper Wagon R, juga harus diganti dengan bawaan Ertiga. Ada tambahan kabel yang peruntukannya untuk wiper dan washer belakang. Total biaya part dan pemasangan, lebih kurang Rp 1 juta, terang Frans.

Sumber : Otomotif Edisi 31 Maret 2016 Halaman 15

TINGGALKAN KOMENTAR