Bamus Betawi Ingin Tangsel Jadi Daerah Kerajinan & Kuliner

0
337
Bamus Betawi

Bamus Betawi menginginkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat dijadikan salah satu daerah perbatasan sebagai pusat kerajinan, handycraft, kuliner dan fashion untuk kebutuhan pariwisata Betawi DKI Jakarta.

“Kami memang sedang menanggani sejumlah tempat yang dapat dijadikan pusat kebudayaan, pembuatan oleh-oleh, cindera mata dan lainnya termasuk kuliner serta fashion terlebih adanya upaya pengembangan batik Betawi,” kata Pengiat ciri khas rumah Blandongan Kota Tangsel, Heri Sumardi, mendampingi Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat silahturahmi Bamus Betawi dengan masyarkat Betawi di Kota Tangsel, Selasa (27/12/2016).

Untuk memuluskan program ini tentunya perlu adanya kebersamaan, kepedulian dan kerjasama serta kegotong royongan dalam upaya menciptakan Pusat Kebudayaan Betawi khususnya Pemkot DKI Jakarta melalui Bamus Betawi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarkat Betawi.

Menurut dia, kehadiran pusat belanja dan cidera mata tersebut diharapkan dapat membuka bagi pengerajin kecil dan usaha kecil menengah (UKM) yang ada di Kota Tangsel sehingga kehidupan ekonomi warga Betawi di perbatasan DKI Jakarta ini dapat terus maju sejalan dengan kemajuan jaman dan pembangunan.

Sementara itu, Walikota tangsel Airin Rachmi Diany, mengatakan budaya tak pernah mengenal batas wilayah termasuk antara DKI Jakarta dan Kota Tangsel yang hanya dibatasi daerah administrative saja. Kebersamaan dan kerjasama antar dua daerah yang rumpun masyarakatnya terkenal dengan etnis Betawi tentunya perlu diperkuat lagi.

“Tidak hanya persoalan mengatasi kemacetan ataupun banjir dan ‎pembangunan infrastruktur‎ saja. Tapi juga kerjasama soal kebudayaannya,” ujarnya yang menambahkan proses pembangunan bisa diinisiasikan lewat peranan pemerintah yang dibantu oleh komunitas. Karena pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, tapi perlu berkolaborasi dengan masyarakat.

Ajang silahturahmi ini diharapkan dapat menghasilkan ide dan gagasan terbaik untuk ke dua wilayah khususnya Kota Tangsel termasuk dalam usaha menciptakan pelatihan kebudayaan dan kuliner atau oleh-oleh yang bernuasan Betawi sehingga masyarakat atau turis manca Negara tak lagi kesulitan mendapatkan cinderamata berkaitan dengan Betawi.

Sumber : http://poskotanews.com/

TINGGALKAN KOMENTAR