Mengubah Bambu Menjadi Sesuatu yang Bernilai Ekonomi

0
954
Kerajinan-Bambu-Seni-Wajah

Batang – Kota Batang, sebuah kota yang terus berkembang dan bersolek menyambut para pengunjungnya maupun penduduk asli yang datang merindukan kampung halamannya. Wilayahnya membentang berbatasan dengan pegunungan dan lautan.

Wilayah Batang yang berbatasan dengan Pekalongan disisi barat, Kendal disisi timur dan Wonosobo disisi selatan ini, memiliki daerah yang unik. Ada wilayah laut, yang mana sebagian penduduknya dibagian pesisir utara menjalani profesi sebagai nelayan. Juga ada wilayah hutan dan pertanian. Sehingga penduduk Batang memiliki profesi bermacam-macam.

Namun di Kabupaten Batang juga terdapat banyak hasil kerajinan yang bisa ditemukan, seperti produk hasil lebah madu, bak truk, produksi kapal dan lain-lain. Bahkan di Batang ada sentra kerajinan khusus kulit di Desa Masin – Kecamatan Warungasem.

Asbak-dan-Seni-Wajah-dari-Bambu

Ketrampilan tangan memang seolah-olah tidak bisa dilepaskan dari orang-orang Batang. Banyak pengrajin berasal dari kawasan pantura ini, seperti seorang pengrajin yaitu Kholis yang terampil mengubah bambu menjadi cinderamata serta beberapa bentuk kerajinan lainnya.

Dihubungi oleh Kerajinan.ID, Kholis menceritakan kegemarannya mengutak-atik kayu serta bambu menjadi sebuah benda yang bernilai jual.

Kholis pun bercerita perjalanannya memulai usaha kerajinan bambu miliknya ini dengan membuat nama usaha yaitu Bamboo Craft. Dia memilih nama itu karena lebih dari 90% bahannya berasal dari Bambu.

Kerajinan-Bambu-Seni-Wajah

“Saya mengalami kesulitan dalam pemasaran, selama ini baru mengandalkan pameran-pameran namun juga belum sepenuhnya bisa ikut kesana kemari karena terbatasi modal”, kata Kholis namun dengan raut wajah semangat.

Kholis merasakan dukungan yang baik dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Batang juga bagus, termasuk diantaranya pernah menyertakan produk kerajinan bambu miliknya untuk ikut pameran dibeberapa kesempatan, yang mana hal ini sangat membantunya.

Produksi kerajinan bambu yang dibuat diantaranya; Asbak, Patung Kepala, Hiasan Dinding, Teko dan Cangkir, Lampu Hias dan sejenisnya. Dengan harga yang relatif terjangkau, mulai 150.000 rupiah hingga 1 juta rupiah. Harga 1 juta biasanya sudah dalam bentuk paket beberapa kerajinan jadi.

“Pembuatan kerajinan bambu milik saya ini memakan waktu antara 1 hingga 3 hari rata-rata, kecuali pesanan untuk lampu yang memang memiliki tingkat kerumitan lumayan tinggi”, tutupnya.

Bagi yang ingin memesan produk kerajinan bambu ini bisa masuk ke halaman direktori bisnis dihalaman ini.

TINGGALKAN KOMENTAR