Lukisan Kaca Tito Sugiarto, Mendobrak dari Solo

1
860
Lukisan Kaca Solo

Berkembangnya tren melukis kaca untuk hiasan rumah telah menjadi berkah tersendiri bagi Tito Sugiarto. Pak Tito adalah seorang seniman lukis asal kota Solo yang memiliki keahlian melukis kaca. Memiliki keahlian dan pengalaman dalam menuangkan tinta serta menggoreskan kuas diatas kaca hingga terbentuklah sebuah lukisan yang indah.

Keindahan ornamen gambar kaca dalam goresan tangan Pak Tito, menambah kecantikan tersendiri dalam rumah-rumah hunian maupun properti bisnis. Keindahan seni ini melengkapi keindahan bentuk arsitektur dari rumah-rumah pemilik yang telah menggunakan jasa lukisan kaca Pak Tito.

seni-lukis-kaca-solo
Lukisan di kaca yang dilakukan secara manual pada kaca oleh Tito Sugiarto (56). Proses pembuatan membutuhkan waktu hingga satu minggu tergantung dari tingkat kerumitan dan ukuran karya yang akan dibuat. Foto: Novandi K Wardana.

Pak Tito yang bertempat tinggal di Jl Madyotaman I No 35 Punggawan Solo ini mengaku, bahwa saat ini pemesanan lukisan kaca tidak hanya untuk desain interior, namun mulai banyak juga pesanan untuk eksterior rumah.

Lukisan Kaca Solo
Tito Sugiarto (56) melakukan proses painting dalam pembuatan Kaca lukis (glass painting) di Madyotaman, Solo (9/4). Pembuatan Kaca lukis dilakukan secara manual dan dijual dengan harga kisaran Rp 600 ribu per meter. Foto : Novandi K Wardana.

Pak Tito mengisahkan, ia hanya melukis lukisan tradisonal di awal ia mengerjakan lukisan kaca. “Saya memulai membuat lukisan kaca ini tahun 90-an. Lukisan kaca yang dibuat dulu lukisan tradisional seperti wayang,” kenangnya. Kini, Tito juga membuat lukisan motif oriental, tradisional seperti batik dan wayang serta motif-motif Eropa.

Teknik lukis kaca yang dibuat oleh Tito adalah sandblasting, glass painting, dan stained glass. “Untuk glass painting saya mengerjakannya sendiri, karena lukisan kaca glass painting ini membutuhkan bahan pewarna dan teknik pewarnaan yang tepat agar hasilnya bisa memuaskan,” jelas Tito. Untuk bahan baku kaca, Tito menuturkan bahwa semua kaca bisa dilukis. Kecuali untuk kaca riben, karena kaca tersebut gelap dan sulit untuk dilukis.

Saat ini, konsumen lukisan kaca Tito ini kebanyakan adalah kelas menengah di seputaran Soloraya. “Saya pernah membuat pesanan lukis kaca untuk President Room di Hotel Kusuma Sahid,” tuturnya. Namun pengerjaan lukisan kaca hanya dilakukan Tito jika ada konsumen yang memesan atau by order. Harga tiap lukisan pun bervariasi. Untuk sandblasting, sang pemilik usaha lukisan kaca ini mematok harga Rp 1,2 juta per meter, untuk glass painting Rp 600.000 per meter, dan untuk stained glass Rp 2 juta per meter.

Untuk menghubunginya, silahkan masuk dihalaman Direktori Bisnis.

Sumber: Terasolo.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR